Nyanyian Sunyi sang Lian

Senja yang Kabut
Senja di batas kota
Bukan lagi sebuah lagu
Tapi nyata senyatanya ada.
Di tengah bisingnya senja
Manusia ragawi tak ada lagi
berganti rupa menjadi seonggak roda
yang bergerak kemana dipinta.
Senja di batas kota
Tak lagi indah
Bising dan angkuh.
Senja di batas kota
dalam sebuah cerita
tentang hidup yang tak lagi hidup.
Senja di batas kota
Air, bumi dan udara
Disesaki oleh keangkuhan yang tak mau mengabdi.
Senja di batas kota
Di mana orang hanya memikirkan
bagaimana mengenyangkan perut.
Senja di batas kota
Tidak lagi dan tak akan pernah memikirkan
bagaimana memperjuangkan lian dari kekosongan perut
Senja di batas kota
Ketiadaan ruh dalam raga
……………..
Nyanyian Sunyi sang Lian
Ku ucapkan selamat datang pada kematian
Ku ucapkan selamat tinggal pada kehidupan
Di antar dua pilihan,
Masih banyak lian yang tidak tahu akan kedudukannya
Ini kah kehidupan yang tak berkehidupan
Atau kah ini sekumpulan manusia yang tidak berperikemanusiaan
Membuat lian sulit menentukan pilihan
Kecuali mati secara perlahan-lahan
Sadis, sungguh amat sadis
Di mana Pancasila yang katanya terbang kokoh mengitari nusantara
Di mana Indonesia yang katanya dibangun atas darah dan air mata bersama
Di mana penguasa yang aku amanahkan
Di mana semuanya????
Sehingga aku pun sulit mengabarkan
kehidupan semacam apa yang sedang aku jalani sekarang.
atau
Haruskah aku bertanya pada TPS dan kertas suara…
tentang alamat lengkap kehidupan yang lian.
seiring senja yang kian kabut
By; Joemardi Poetra
13-07-09.
Prita
“Bebaskan Prita dan Lawan Kriminalisasi Pers”
Dunia pers Indonesia kembali dikejutkan, ulah curhat lewat e-mail seorang Ibu rumah tangga berujung tinggal di balik jeruji besi. Dua anak semata wayang nya pun harus menunggu kapan bisa duduk-baring dalam dekapan ibunya. Begitulah yang dirasakan oleh ibu Prita Mulyasari setelah membuat semacam curahan hati/suara pembaca perihal kondisi obyektif yang ia rasakan setelah berobat di Rumah Sakit Omni Internasional. Dengan adanya curhat/keluhan/suara pembaca ini, pihak RM Omni merasa ada unsur pencemaran nama baik. Peristiwa semacam ini adalah momok yang bakal selalu menghantui kebebasan berpendapat masyarakat. Bahkan kalau kita simak, KUHP adalah jalan yang selalu ditempuh oleh pihak penggugat selama ini untuk membungkam hak warga negara untuk mengemukakan pendapatnya. Padahal kita ketahui bersama, KUHP adalah peninggalan Belanda pada masa itu untuk membungkam masyarakat. Dan sampai saat ini laku hukum berwatak otoritarian ini masih saja menyelinap dalam pola pikir-tindak para penegak hukum di negeri ini. Buktinya, Prita dihadapkan dengan Pasal 310 KUHP dengan ancaman hukuman 1,4 tahun, pasal 311 dengan ancaman 4 tahun penjara.
Baca selebihnya »
Bandit Berdasi
Nak, ma’afkan bapak
hidupmu kian tak menentu
Pak, engkau hanya seorang ayah yang harus cari kerja
sementara aku biarlah di rumah
menjaga ibu yang sedang terbaring lemah.
Apakah aku perlu takut pak
tidak nak,
Fakultas kehidupan adalah bangku sekolahmu
Alam bakal menjadi pendidik sekaligus teman cerdasmu
dan Tuhan juga akan selalu menemani langkah hidupmu
Tidak pak,
Perubahan bukan karena Tuhan,
tapi karena kita mampu mengambil atau tidak perihal titipan Tuhan tentang hari yang dibayangkan..
Pak, apakah engkau pernah diajari atau belajar tentang negara
ya..nak,
Negara adalah tempat para bandit-bandit berdasi.
Joemardi Poetra
Maghrib, 02/06/09
Aku, Kami, Kita
Menjadi Indonesia
Bersimbah peluh di ujung siang
Bertekuk lutut di ujung malam
Berduyun-duyun memanjat harap
Menjemput janji perubahan
Untuk seutas tali kepastian
Untuk sejumpun kerinduan yang tertunda
Baca selebihnya »
Bersatulah Mahasiswa Jambi se-Indonesia
Sekapur Sirih

“Apakah Bangsa/daerahmu akan kau biarkan terbungkuk-bungkuk dalam ketidaktahuannya? Siapa yang bakal memulai kalau bukan kau”.
Saatnyo Kito Bangkit Basamo
Pelajaran yang harus kito ambik dari sejarah terbentuknyo negeri ini adalah mengorganisasikan ide-ide luhur tentang kemerdekaan dalam segalo lini kehidupan. Artinyo, dari banyak organisasi pada masa pra kemerdekaan, seperti jong java, jong sumatra adalah realisasi dari kehendak besamo tentang idealnya sebuah negara-bangsa.
Masih segar dalam ingatan, setiap hari senin, pasti kito mendengar bahkan melafazkan butir-butir Sumpah Pemuda. Ini artinyo ada kehendak merdeka dari segala macam bentuk penindasan.
Senada dengan itu, begitulah nak kito harap dengan Keluarga Pelajar Jambi Yogyakarta (KPJY) atau komunitas-komunitas anak-anak Jambi di mano pun berada. Jambi adalah sebuah provinsi yang di dalamanyo berisi beragam masyarakat. Sebut sajo ado Bungo, Kerinci, Batang Hari, Tebo, Muaro Jambi, Bangko, Sarolangun, Tungkal, dan masih banyak yang lainnyo.
Pram, di Usiamu Yang Tak Lagi Bisa Dihitung
Pram, kau telah pergi
Diiringi dengan lagu perjuangan
Selamat jalan Pram
Dan selamat datang di ibukota keabadian.
Kami pun bakal menyusul setelahmu
Entah hari ini, esok, lusa atau kapan
Bagimu, kehidupan memiliki tugas nasional
Apapun bentuknya,
akhirnya adalah kemerdekaan
dalam pengertian yang susungguhnya
Selamatkan Amien Rais
Oleh: Joemardi Poetra
Jauh sebelum pemilu digelar, Amien Rais tak henti-hentinya melontarkan kritik terhadap kinerja pemerintah SBY-JK, terutama soal kenaikan harga BBM dan rencana penjualan aset stategis negara. Belum lagi soal kemiskinan, pengangguran dan lapangan kerja yang belum teratasi.
Namun, setelah melihat peluang SBY bakal menang pada pemilu ini, tanpa tedeng aling-aling Amien Rais menganjurkan Partai Amanat Nasional (PAN) merapat ke demokrat, partainya SBY. “Berkoalisi dengan the losing side, bukan the winning side, itu sebuah kemubaziran”, ungkapnya di depan para wartawan.
Buruh di Negeri Janji
Oleh: Joemardi Poetra
Tahun 1993, terjadi sebuah peristiwa bersejarah dimana Marsinah, seorang buruh pabrik Jam di Sidoarjo, menjadi penyulut heroisme kaum buruh untuk berani menuntut segala hak mereka yang tidak dipenuhi oleh pengusaha. Ulah keberaniannya menentang refresifitas militer Orde Baru dan pengusaha, ia meregang nyawa.
Sontak, kepergiannya mengilhami semangat juang bagi seluruh kaum buruh nusantara agar selalu melawan segala bentuk kelaliman yang terjadi dalam dunia perburuhan saat ini.
Tinggalkan sebuah Komentar
Comments(2)
Tinggalkan sebuah Komentar
http://joemardipoetra.co.cc
Silakan copy script di bawah ini dan paste-kan di widget text/html blog Anda: