February 24th, 2008
REVIEW BUKU
Judul Buku : Inikah Kita – Mozaik Manusia Indonesia
Penulis : Radhar RADAR PANCA DAHANA
Halaman : xxviii, 300
Penerbit : Resist Book
Tahun : 2007
Oleh Daman Huri
Tulisan bergaya esaik, dengan nada satiris menjadi andalan sekaligus ciri khas Radhar RADAR PANCA DAHANA termasuk buku yang merupakan kumpulan esai berjudul “Inikah Kita – Mozaik Manusia Indonesia” ini. Beragam pengertian dan gagasan yang terpecah, dirangkum dan diilustrasikan dalam kanvas bernama Indonesia, hingga jadi mozaik warna-warni, yang entah sudah sesuai dengan kaidah seni rupa atau tidak, itu tidak penting. Yang terpenting ungkapan kegelisahan dan kebuntuan pikir bisa terapresiasikan secara lebih santun dan konstruktif
Indonesia, layaknya bangsa-bangsa Asia lainnya, dalam mitologinya selalu mengunggulkan bangsa Arya, yang bukan nenek moyang kita. Mulai epos Ramayana yang mampu menundukkan Rahwana (Sri Alengka), David dan Goliath, sampai cerita Ajisaka yang mengalahkan Prabu Dewata Cengkar, yang merupakan gambaran kekalahan-kekalahan penguasa lokal dan kemenangan bangsa kulit terang (Arya). Cerita-cerita kekalahan ini tentunya mengendap dalam alam bawah sadar kita, meskipun kita tahu bahwa sejarah, mitologi, dan dongeng tersebut adalah milik kelompok pemenang dan dominator. Pecundang selalu diilustrasikan sebagai barbar, buruk rupa, bengis, serta bersifat demonis. Pemenang adalah seorang yang tampan, cakap, bijak, dan harus sakti mandraguna.
Kumpulan tulisan ini mencoba merangkum gejala-gejala apatisme dan pesimisme – sebagai bangsa pecundang – yang telah menjadi trendsetter bangsa Indonesia. Mewujud dalam bentuk-bentuk karya-karya seni mutakhir, baik seni peran maupun seni rupa. Kritik cerdas atas identitas bangsa, nasionalisme buta, budaya rakus (korupsi) dan konsumerisme diungkapkan dalam bagian pertama buku (”Pedalaman Kita: Sebagai Manusia” ).

http://joemardipoetra.co.cc


copy script di bawah ini dan paste-kan di widget text/html blog Anda:

