Arsip untuk Agustus, 2008

REPOSISI POLITIK PENDIDIKAN

Posted in Olah Buku on Agustus 31, 2008 by joemardipoetra

Oleh: Joemardi Poetra*

Pendidikan Tidak Bebas Nilai

Keberadaan lembaga pendidikan suatu keabsahan untuk digugat seratus persen. Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Ivan Illich dan Roem Topatimasang, ketika menilai lembaga pendidikan pada masanya hanya mengakibatkan involusi pada diri manusia (red: mahasiswa-murid), dari kafasistas evolutif hingga berujung pada stagnan (involutif). Menggugat sistem pendidikan di lembaga perguruan tinggi atau sekolah saat ini, tentu tidak berhenti seputar kurikulum, dan kebijakan akademik, tapi lebih jauh tentang emansipasi, liberasi dan hajat hidup orang banyak.

Hal ini menandakan ada muatan politik dalam setiap aktivitas pendidikan. Menurut M. Agus Nuryatno, penulis buku ini, keberadaan mazhab pendidikan kritis sebagai sebuah paham yang memiliki orientasi politik untuk membela mereka yang mengalami penindasan di bawah bayang-bayang penjarahan global neo-liberalisme lewat seperangkat pendukungnya, seperti lembaga keuangan IMF dan Word Bank dan lembaga perdagangan dunia seperti WTO, NAFTA, dan AFTA, IDB sangatlah dibutuhkan.

Baca selebihnya »

SELAMAT DATANG MAHASISWA

Posted in Esai on Agustus 31, 2008 by joemardipoetra

Yang membuat semua berjalan dengan teratur
Adalah rasa takut dalam diri kita masing-masing
(Bill the Butcher, Gangs of New York)

Hari ini kalian menjadi saksi dari tragisnya dunia pendidikan. Menjadi mahasiswa dengan bekal seadanya dan apa adanya. Seadanya karena tak banyak orang yang begitu beruntung mencicipi bangku kuliah. Hitung berapa banyak kawan-kawan SMA kalian yang sanggup untuk meneruskan kuliah. Bukan sekedar tinggal di kampus: tapi bertempat di lembaga perguruan tinggi yang terbaik dan paling baik. Kampus-kampus hebat itu bukan untuk kalian, tapi untuk mereka yang beruntung. Beruntung karena uangnya bisa mengongkosi sumbangan gedung, sumbangan sukarela, sumbangan kuliah dan bentuk sumbangan lainnya. Apa adanya karena bekal pengetahuan yang sangat minim. SMU hanya bisa mengajarkan kisah sejarah tragis, ilmu patriotisme yang naif dan pelajaran berhitung yang mencemaskan. Dan lagi-lagi kalian beruntung karena lolos ujian nasional. Singkatnya kalian menjadi mahasiswa bukan karena kecerdasan tapi lebih banyak karena keberuntungan dan kemujuran.

Baca selebihnya »

Mahasiswa Sokoguru Perubahan

Posted in Anak Kata-kata on Agustus 31, 2008 by joemardipoetra

Hanya dikatakan dewasa jika orang berani mengambil tindakan dan bertanggung jawab atas tindakannya itu

Mereka memang ada yang tidak berhasil menjadi sarjana; tapi mereka lulus dalam ujian kehidupan.

Tugas jadi mahasiswa, persis seperti dibilang Hatta, penggerak akal sehat dan pecinta akal-budi. Karena itulah alasan yang patut kalian tinggal dan berada di kampus ini

Tak salah jika orang berpendapat kalau kehidupan mahasiswa berkisah antara cinta, buku dan pesta

Baca selebihnya »

Seandainya Ada Hot Spot Di SC

Posted in Uncategorized on Agustus 31, 2008 by joemardipoetra

Hari demi hari, suasana sepi di Studen Center (CS) semakin bertambah dan menjadi pemandangan biasa. Sudah barang tentu beragam cara perlu dilakukan oleh pemangku kebijakan sat ini, terkait persoalan bagaimana meramaikan pusat kegiatan mahasiswa atau Student Center sebagai ruang berkreasi. ”Masa pusat kegiatan kok sepi,” ajar salah satu pengguna gedung SC yang enggan disebut identitasnya.

Jika dilihat, suasana tersebut sangat berbeda dengan beberapa fakultas yang saat ini terdapat fasilitas Hot Spot (HS) di beberapa fakultas. Sebut saja fakultas Sainteks, Dakwah, Lab Bahasa dan Perpustakaan. Meski libur semester, hampir tiap hari ruang di beberapa tempat itu tak pernah sepi oleh sebagian mahasiswa. Bahkan menjelang hari beranjak sore pun sama halnya.

Tak ayal, kehadiran HS dewasa ini telah menjadi ruang yang cukup efektif bagi mahasiswa untuk mengakses internet gratis hanya bermodalkan laptop. Akan tetapi sangat mengherankan jika SC sebagai pusat kegiatan mahasiswa, saat ini belum juga terdapat fasilitas HS.

Baca selebihnya »

PENDIDIKAN MENGURAS BANYAK RUPIAH

Posted in Opini on Agustus 21, 2008 by joemardipoetra

Oleh: Joemardi Poetra*
Setiap tahun ajaran baru, beragam jurus dikeluarkan oleh banyak orangtua untuk bisa menyekolahkan anak-anak mereka. Bagi sebagian murid, pergantian tahun ajaran baru penuh suka cita. Mereka akan belajar di sekolah baru, kelas baru, fasilitas belajar baru, teman baru, dan tentu dengan semangat baru pula. Namun bagi orangtua, itu akan menambah beban biaya hidup.
Opini diatas bukanlah mengada-ngada, melainkan realitas kekinian tentang pendidikan yang semakin sulit dijangkau oleh kalangan gresroot. Apalagi akhir-akhir ini masyarakat dihentak oleh kenaikan harga BBM, yang sudah barang tentu kesempatan untuk bertahan hidup tergoyahkan. Akan tetapi dengan susah payah mereka tetap yakin, dengan menyekolahkan anak-anak mereka, kesuksesan di hari yang akan datang adalah investasi yang sangat beralasan. Jadi, tidak berlebihan jika setiap tahun ajaran baru, semua orangtua berusaha mati-matian mencari uang agar bisa menyekolahkan anak-anaknya.
Baca selebihnya »

HARI PENTING ITU PUN BERLALU

Posted in Opini on Agustus 21, 2008 by joemardipoetra

Oleh: Joemardi Poetra*

Gempita hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus 2008 telah kita lewati, dan 63 tahun adalah usia genap bagi bumi pertiwi merdeka. Suasana normal kembali seperti laiaknya, tidak ada lagi yel-yel kata merdeka, tidak ada lagi perlombaan panjat pinang di setiap sudut kota-desa, tidak ada lagi lomba makan kerupuk, dan begitulah seterusnya, senyap di tengah lalu lalang perjalanan hari berikutnya.
Tak ayal, dalam usia ke 63, Indonesia telah melalui bermacam jalan terjal sepanjang sejarahnya, namun tidak bisa dielak, cita-cita nasional tentang sebuah negara-bangsa yang merdeka dalam segala hal merupakan suatu hal yang patut kita sediakan ruang khusus untuk berefleksi sejenak.  Apa arti kemerdekaan di tengah jumlah rakyat miskin yang bertambah meningkat, pengangguran yang membludak serta lapangan kerja yang begitu sempit. Belum lagi biaya pendidikan semakin menjulang tinggi, kesehatan murah sulit dijangkau. Sudah barang tentu, bertahan hidup adalah pekerjaan yang tidak gampang untuk kontek zaman saat ini. Pilihan terburuknya adalah mati perlahan-lahan. Ironis, memang begitulah nyatanya.
Baca selebihnya »

  • Media Cetak

  • kompas
  • jawapos
  • mediaindonesia
  • gatra
  • Caping
  • Republika
  • KR
  • Sohib Blog’s

  • dedisyaputra
  • abdirrahman
  • Al-Mizan
  • Himasakti
  • LPM ARENA
  • Juparno Hatta
  • Rosyidi
  • KPJY
  • Yoenea
  • Komentar

    joemardipoetra di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    susilo w di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    joemardipoetra di Mari Menulis, Esai Sastra
    rista anggarani di Mari Menulis, Esai Sastra
    eka putra di Mari Menulis, Esai Sastra
    defri di Mari Menulis, Esai Sastra
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    arifudin di Huruf-Huruf yang Hidup
    Agus Setiyawan di ETOS KERJA ADALAH JAMINAN
    ading di Huruf-Huruf yang Hidup
    Sugeng Riyadi Syamsu… di Bersatulah Mahasiswa Jambi…
    hendra di DUSUN EMPELU MILIKI RUMAH BACA…
    tutikurnia di Mari Menulis, Esai Sastra
    Ono Gosip di Prita