Arsip untuk Berita Kajanglako kategori

SAMPAI KAPAN KPJY HARUS MENUNGGU

Posted in Berita Kajanglako on November 24, 2008 by joemardipoetra

Penulis: Joemardi Poetra
Tim Pencari Data: Rudi, Dedi Syaputra, Burliyan, Rahmat, Muhammad Rifa’i, & Faisal

Menginjak usia dua tahun, soal asrama Keluarga Pelajar Jambi Yogyakarta (KPJY) belum menemui titik terang, akibatnya stabilitas organisasi menjadi tumbal. Sampai kapan KPJY harus menunggu political wiil Pemerintah Jambi yang terkesan diam dan masa bodoh?

Baca selebihnya »

MAHASISWA JAMBI YOGYAKARTA MENUNTUT

Posted in Berita Kajanglako dengan kaitan (tags) on November 11, 2008 by joemardipoetra

SEBUAH PERNYATAAN SIKAP

Indonesia adalah salah satu negara yang tercatat dalam buku hitam negara “rawan korupsi”. Saking rawannya, presiden keduanya, (alm. Soeharto) yang hampir abadi dalam kursi kekuasaanya itu pun didakwa dan terbukti sebagai seorang koruptor. Menyusul kemudian beberapa menteri kabinet, lawas maupun anyar. Anggota legislatif dan besan presiden juga tak mau ketinggalan kereta “KKN”. Hebatnya, golongan pembuat vonis di pengadilan malah tergiur dengan permen KKN. Lengkaplah sudah argumentasi bagi preposisi yang menyebutkan bahwa Indonesia adalah area pegunungan emas para koruptor.
Baca selebihnya »

Asrama Mahasiswa Jambi di Yogyakarta Amburadul

Posted in Berita Kajanglako on November 10, 2008 by joemardipoetra

Hasil Reserse DPRD Provinsi Jambi

Sumber Jambi Ekpress.

{ Saturday, 18 October 2008 }
JAMBI – Asrama mahasiswa Jambi di Jogjakarta yang selesai dibangun beberapa waktu lalu ternyata meninggalkan masalah. Beberapa fisik bangunan dinilai jauh dari yang diharapkan. Hal ini terungkap saat Komisi I dan Komisi III DPRD Provinsi Jambi melakukan reses ke Jogja dua hari lalu.
Baca selebihnya »

MAHASISWA JAMBI TURUN AKSI

Posted in Berita Kajanglako on November 10, 2008 by joemardipoetra

dsc_13151MAHASISWA JAMBI YOGYAKARTA GUGAT KORUPSI DI JAMBI

Di sepanjang ruas jalan Malioboro Yogyakarta (06/11/2008), tampak puluhan massa aksi dari sepuluh kabupaten se provinsi Jambi yang tergabung dalam organisasi Keluarga Pelajar Jambi Yogyakarta (KPJY), melakukan aksi demonstrasi menyoal praktik korupsi di provinsi Jambi saat ini.
Baca selebihnya »

PELAJAR JAMBI YOGYAKARTA MENOLAK HUNI ASRAMA BARU

Posted in Berita Kajanglako on April 7, 2008 by joemardipoetra
Dikarenakan Pemda Jambi belum menanggapi secara serius persoalan asrama yang berlokasi di Jalan DN III/717, Kecamatan Danurejan, Bausasran, kota Yogyakarta, KPJ selaku organisasi pelajar Jambi di Yogyakarta pun menolak keberadaan asrama baru yang menelan biaya Rp 511.950.000 ini.
Oleh: Burliyan & Rahmat
Pembangunan asrama mahasiswa asal Jambi di Jalan DN III/717, Kecamatan Danurejan, Bausasran, kota Yogyakarta, dipersoalkan. Diduga proyek yang dimulai tanggal 11 Desember 2006 itu tidak sesuai dengan janji yang pernah dilontarkan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin ketika bertemu dengan Keluarga Besar Jambi Yogyakarta. “Gubernur pada tanggal 21 Agustus 2007 pernah berjanji akan menganggarkan Rp 700 juta untuk proses pembangunan asrama Jambi di Yogyakarta, namun kenyataannya jauh dari harapan”, tegas Padil, Ketua Umum Keluarga Pelajar Jambi Yogyakarta (KPJ) kepada Jambi Independent.
Karenanya, Padil mengindikasi dalam proses pembangunan proyek senilai Rp 511.950.000 tersebut ada indikasi KKN. Ditambah proses pembangunan yang sudah hampir selesai ini tidak sesuai dengan konsep perencanaan (master plan). Lebih lanjut Padil menjelaskan bahwa proyek tersebut menuai banyak persoalan di lapangan, mulai dari molornya penyelesaian proyek, beberapa gaji para tukang yang belum dibayar oleh kontraktor, serta struktur bangunan yang tidak sesuai dengan master plan.
Menanggapi hal itu, tepat di warung Nusantara yang berlokasi di Jalan Nologaten, beberapa diantara pengurus KPJ (keluarga Pelajar Jambi) mengadakan pertemuan kecil dengan Tim Khusus Pencari Fakta dari KPJ terkait persoalan asrama, dan menghasilkan beberapa tuntutan terhadap Pemda (pemerintah daerah) sebagai penyelenggara asrama bagi mahasiswa Jambi di Yogyakarta dengan meminta agar membangun asrama baru, mencari lokasi yang lebih strategis serta mengusut tuntas proyek yang bermasalah ini.
Hal yang sama juga diakui oleh mantan ketua KPJ periode 2005-2006, Mahadi. Ia mengatakan memang ada indikasi tidak beres dalam pembangunan asrama bagi mahasiswa Jambi yang ada di Yogyakarta saat ini. “Masak kayu yang dipakai itu tidak sesuai dengan master plannya,” tutur mahasiswa Psikologi UAD Yogyakarta ini.
Zulkifli Nurdin (27/08/07), selaku gubernur Jambi ketika ditemui oleh JI (Jambi Indefendent) menjelaskan, belum tahu persis tentang pembangunan asrama Jambi yang lagi bermasalah tersebut. ”Saat ini saya belum tahu informasinya. nanti akan kita pantau,” janjinya.
Baca selebihnya »

PMJY MEMINTA SIKAP PROAKTIF DARI KPJ YOGYAKARTA

Posted in Berita Kajanglako on April 7, 2008 by joemardipoetra
Oleh: Joemardi Poetra & Padil
Proses pembangunan asrama yang bermasalah selama ini, membuat pihak PMJY selaku orgnisasi penguyuban masyarakat Jambi di Yogyakarta meminta KPJ (Keluarga Pelajar Jambi)Yogyakarta untuk bersikap lebih progress dalam menyikapi persoalan tersebut.
Pembangunan asrama Jambi yang berlokasi di Jalan DN III/717, Kec. Danurejan, Bausasran, Yogyakarta sampai saat ini masih meyimpan banyak pertanyaan. Semua berawal dari tidak dilibatkannya mahasiswa jambi sebagai calon penghuni asrama atau lebih tepatnya dengan pihak pengurus KPJ selaku organisasi pelajar Jambi yang ada di Yogyakarta.
Hal yang sama juga terjadi dengan pihak PMJY (panguyuban masyarakat Jambi Yogyakarta) selaku orangtuanya mahasiswa Jambi yang ada di Yogyakarta. Namun, seiring proyek pembangunan asrama berjalan, persoalan itu pun terkesan selesai begitu saja. Walaupun ada ‘pekikan’ kecil dari segelintir mahasiswa, tetapi itu jauh di ambang sana.
Dalam perjalanannya. Mulai tanggal 11 Desember 2006, proyek pembangunan yang ditaksir menghabiskan dana sebesar Rp 511.950.000 (lima ratus sebelas juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) ini pun mengalami banyak persoalan dilapangannya. Mulai dari jadwal penyelesaian yang jauh molor, (seharusnya 120 hari, terhitung dari kalender sejak tanggal dikeluarkannya surat perintah kerja (RKS) dari pengguna anggaran kegiatan pemeliharaan tanah aset Pemda Provinsi Jambi -red), gaji beberapa tukang yang berbulan-bulan telat dibayar oleh kontraktor serta yang lebih fundament adalah struktur bangunan yang tidak sesuai dengan master plannya.
Baca selebihnya »
  • Media Cetak

  • kompas
  • jawapos
  • mediaindonesia
  • gatra
  • Caping
  • Republika
  • KR
  • Sohib Blog’s

  • dedisyaputra
  • abdirrahman
  • Al-Mizan
  • Himasakti
  • LPM ARENA
  • Juparno Hatta
  • Rosyidi
  • KPJY
  • Yoenea
  • Komentar

    veroonika di Mari Menulis, Esai Sastra
    joemardipoetra di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    susilo w di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    joemardipoetra di Mari Menulis, Esai Sastra
    rista anggarani di Mari Menulis, Esai Sastra
    eka putra di Mari Menulis, Esai Sastra
    defri di Mari Menulis, Esai Sastra
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    arifudin di Huruf-Huruf yang Hidup
    Agus Setiyawan di ETOS KERJA ADALAH JAMINAN
    ading di Huruf-Huruf yang Hidup
    hendra di DUSUN EMPELU MILIKI RUMAH BACA…
    tutikurnia di Mari Menulis, Esai Sastra
    Ono Gosip di Prita