Arsip untuk Kabar dari Pendidikan kategori

lomba Pemenang resensi

Posted in Kabar dari Pendidikan on Oktober 27, 2008 by joemardipoetra

MALAM INI PENGUNDIAN DOORPRIZE ; Buku Teknologi Informasi Terus Diburu

11/08/2008 09:21:00
YOGYA (KR) – Pameran terakhir Jogja Book Fair/ JBF-2008 tinggal hari ini, Minggu (10/8). “Bagi yang memiliki kupon dari membeli buku kelipatan Rp 25.000 ada baiknya dimasukkan di arena JBF. Siapa tahu beruntung mendapatkan sepeda motor saat pengundian doorprize malam ini,” kata Handoko, Seksi Pubdekdok JBF. Dikatakan Handoko, kesempatan terakhir memang jangan disia-siakan, termasuk mendapatkan diskon sampai 90 persen.
Listiyanto, Direktur Gava Media mengatakan, pengunjung JBF-2008 sangat responsif. Hal ini tidak lepas dari animo masyarakat yang beragam dengan mendapatkan buku murah dan berkualitas. “Buku-buku teknologi informasi/TI terus diburu,” ucapnya. Ia memberi contoh buku terbitan Gava Media berjudul ‘Membuat Virus dan Antivirus’ karya Ahlul Faradish Resha mengalami cetak ulang karena terus dicari. Gava Media sendiri sampai saat ini tetap eksis dengan buku-buku teknologi informasi, komputer, web, blog, mikro kontrol, robotika di samping tema-tema lain seperti administrasi publik. “Buku teks untuk perguruan tinggi yang laris manis untuk menyelesaikan tugas akhir,” tambahnya.
Baca selebihnya »

PEMENANG LOMBA RESENSI BUKU

Posted in Kabar dari Pendidikan on Agustus 21, 2008 by joemardipoetra

Sumber: Kedaulatan Rakyat, 12 Agutus 2008. Halaman 14.

Penerbit Gama Media, Hikayat Publishing dan Mata Khatulistiwa menyelenggarakan Lomba Resensi Buku. Lomba ini diselenggarakan dalam rangkaian Jogja Book Fair/GBF-2008 yang diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY dan SKH Kedaulatan Rakyat di Jogja Expo Center (JEC), 5-10 agustus.
Arnabus SE, Direktur penerbit Gama Media, mengatakan lomba yang diselenggarakan pertama kali ini mendapat respon yang positif. “Banyak naskah masuk dari penjuru di Indonesia,” ucapnya. Lomba ini memang khusus meresensi buku-buku terbitan Gama Media, Hikayat Publishing dan Mata Khatulistiwa.
Iman Budhi Santosa, ketua penyelenggara mengatakan setelah dinilai oleh tim juri maka ditetapkan pemenangnya Jumardi Putra judul naskah ‘Pengembangan SDM Sebuah Keharusan’, Ali Umar (Yuk..Nulis), Hartana (Mendobrak Rintangan Menulis), Muchamad Nurwachid (Indonesia Makmur Sejahtera Bukan Sebatas Mimpi), dan Dra. Darsiti M.Pd (Siapa Bilang Menulis itu Sulit?). Penghargaan diserahkan Arnabun SE kepada pemenang berupa piala, uang pembinaan dan piagam. (Jay)-c

Anggaran Pendidikan Turun Drastis

Posted in Kabar dari Pendidikan on April 10, 2008 by joemardipoetra

kompas, Kamis, 10 April 2008 | 21:38 WIB

JAKARTA, KAMIS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI dari Fraksi PDI-Perjuangan sekaligus Wakil Koordinator Panitia Anggaran dari Komisi X, Wayan Koster, Kamis (10/4), mengatakan, politik anggaran dalam APBN Perubahan tahun ini jelas tidak berpihak kepada pembangunan pendidikan.

“Pendidikan tidak menjadi prioritas karena persentase pemotongan anggaran sama dengan departemen lainnya,” ujarnya. Pemotongan anggaran tersebut juga membuat anggaran pendidikan turun drastis, bahkan lebih rendah dibandingkan dengan anggaran pendidikan tahun 2007.

Anggaran Departemen Pendidikan Nasional sebagai departemen pengemban tugas utama di bidang pendidikan dalam pemerintahan, hanya sebesar Rp 45,9 triliun tahun lalu dan itupun belum mencapai 20 persen sesuai amanat konstitusi. Sedangkan, setelah APBN-P tahun 2008 yang disahkan hari ini, anggaran Departemen Pendidikan Nasional dari Rp 49,7 triliun terpotong hingga tersisa Rp 44,7 triliun. “Ini jelas semakin menjauhi amanah konstitusi,” ujarnya.

Baca selebihnya »

RUU BHP

Posted in Kabar dari Pendidikan on April 9, 2008 by joemardipoetra

Jawa Pos, Senin, 18 Juni 2007,
Menunggu Pengesahan Rancangan Undang Undang Badan Hukum Pendidikan

PTS Bisa Lepas dari Yayasan
Selama tujuh tahun terakhir, tujuh perguruan tinggi di Indonesia berhasil menyandang status PT BHMN (badan hukum milik negara). Di Jawa Timur sekitar 20 perguruan tinggi swasta siap mengambil langkah yang sama, yakni mengejar status BHP (badan hukum pendidikan).
———————

Status BHMN bagi perguruan tinggi negeri digulirkan pada 2000 lalu. Saat ini, tujuh perguran tinggi (PT) telah menggenggam status tersebut. Mereka adalah, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), ITB (institut Teknologi Bandung), IPB (Institut Pembangunan Bandung), USU (Universitas Sumatera Utara), UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) dan Universitas Airlangga.

Menurut Koordinator Kopertis VII Wilayah Jatim Prof Nadjadji Anwar, di Jawa Timur telah ada sekitar 20 PTS (perguruan tinggi swasta yang siap menyandang status badan hukum pendidikan. kesiapan PTS tersebut dapat dilihat dari berbagai persiapan yang dilakukan. Contohnya, pengelolaan keuangan secara mandiri.

Baca selebihnya »

Ketika Ujian Tiba, Guru Jemput Siswa

Posted in Kabar dari Pendidikan on April 9, 2008 by joemardipoetra

Jawea Pos, Senin, 16 Juli 2007,

Sekolah terbuka memang beda dengan sekolah umum. Salah satunya tentang tata tertib. Jam pelajaran, misalnya, ditentukan lewat kesepakatan siswa dan guru. Pada umumnya, mereka belajar tiga sampai empat kali dalam satu minggu. Dengan jadwal pelajaran yang disesuaikan.

SMPN 21 Surabaya adalah salah satu sekolah yang membuka program khusus ini. “Di SMPN 21, sekolah terbuka dilakukan pagi hari mulai pukul 10.00,” ujar Khisbiyah, kepala SMPN 21 Surabaya. Jam pelajaran sengaja disesuaikan karena siswa dalam kelas tersebut banyak berasal dari anak usia SMP yang menjadi pembantu rumah tangga dan mantan siswa yang telah drop out. Kondisi tersebut, mereka tidak keberatan untuk mengikuti pelajaran pagi hingga siang hari.

Berbeda dengan siswa terbuka yang bekerja seperti pedagang asongan atau buruh pabrik. Mereka biasanya memilih waktu sekolah malam hari. Mulai pukul 18.30 hingga 21.30. “Sebab, pagi hari mereka harus bekerja,” katanya.

Baca selebihnya »

Lulus Unas, Nilai Rata-Rata Minimal 5,25

Posted in Kabar dari Pendidikan on April 9, 2008 by joemardipoetra

Jawa Pos, Rabu, 09 Apr 2008,

Pungut Biaya, Kasek Dipecat

JAKARTA – Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menetapkan 5,25 sebagai rata-rata minimal kelulusan bagi siswa peserta ujian nasional (unas) tahun pelajaran 2007/2008. Nilai rata-rata itu lebih tinggi daripada ketentuan tahun pelajaran sebelumnya (tahun pelajaran 2006/2007) sebesar 5,00.

Ketua BSNP Djemari Mardapi menyatakan, rata-rata minimal kelulusan itu ditetapkan berdasar evaluasi ke daerah dan perbaikan kualitas pendidikan setiap tahun. “Sejumlah sekolah bahkan sanggup untuk bisa lebih dari nilai rata-rata itu,” kata Djemari di gedung Depdiknas, Jakarta, kemarin.

Djemari menjelaskan, siswa peserta unas dinyatakan lulus jika mendapatkan nilai rata-rata minimal 5,25 dan tidak ada nilai 4,25 pada salah satu mata pelajaran. Siswa peserta unas juga dinyatakan lulus meski memiliki nilai minimal 4,00 pada salah satu mata pelajaran, dengan syarat nilai mata pelajaran lainnya minimal 6,00. Sementara itu, khusus buat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), nilai mata pelajaran kompetensi keahlian kejuruan yang harus didapatkan siswa agar lulus minimal 7,00.

Baca selebihnya »

  • Media Cetak

  • kompas
  • jawapos
  • mediaindonesia
  • gatra
  • Caping
  • Republika
  • KR
  • Sohib Blog’s

  • dedisyaputra
  • abdirrahman
  • Al-Mizan
  • Himasakti
  • LPM ARENA
  • Juparno Hatta
  • Rosyidi
  • KPJY
  • Yoenea
  • Komentar

    veroonika di Mari Menulis, Esai Sastra
    joemardipoetra di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    susilo w di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    joemardipoetra di Mari Menulis, Esai Sastra
    rista anggarani di Mari Menulis, Esai Sastra
    eka putra di Mari Menulis, Esai Sastra
    defri di Mari Menulis, Esai Sastra
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    arifudin di Huruf-Huruf yang Hidup
    Agus Setiyawan di ETOS KERJA ADALAH JAMINAN
    ading di Huruf-Huruf yang Hidup
    hendra di DUSUN EMPELU MILIKI RUMAH BACA…
    tutikurnia di Mari Menulis, Esai Sastra
    Ono Gosip di Prita