Arsip untuk UKM JQH Al-Mizan kategori

ETOS KERJA ADALAH JAMINAN

Posted in UKM JQH Al-Mizan on Juni 3, 2008 by lothek

Oleh: Joemardi Poetra

Kerja keras dan ketabahan hati adalah investasi masa depan

Dia yang Kocak
Uye Sayfullah, itulah nama lengkap pria kelahiran Kudus ini. Ia tidak asing lagi di kalangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak di dunia seni-religi, al-Mizan. Keberadaannya, di kalangan Mizanis maupun UKM lainnya, seringkali dinanti-nanti. Pasalnya, lelucon kocak dan banyol selalu menghiasi ’perhelatan atos’ dalam setiap interaksi. ”dari suasana tegang menjadi happy enjoy,” imbuhnya.
Tak ayal, beberapa istilah kocak, selama ia membumi di ’kawah Candra Dimuka’ al-Mizan pun terus bergulir dari generasi ke generasi berikutnya. Dua di antara banyak istilah yang muncrat dari kebanyolannya, seperti ’kembang ke wae’ dan ’Beccccch’ kian dikenal banyak orang di kampung Student Center, (kantor al-Mizan-red).
Itulah sebagian ekspresi hidup yang tampak dalam diri mahasiswa lulusan jurusan Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 2007ini.
Pelbagai kontribusi dan kenangan semasa pergulatannya dengan UKM aL-Mizan, tentu menjadi catatan penting yang perlu disajikan di depan khalayak Mizanis, terutama pada momen hari ulang tahun al-Mizan ke sembilan ini, sebagai salah satu referensi bagi kader untuk melanjutkan tongkat estapet kepengurusannya. Istilah kerennya, Habis perginya Uye, akan datang Uye-uye berikutnya, dan tentu harapannya, lebih baik dari Uye sebelumnya.

Baca selebihnya »

MENUMBUH-KEMBANGKAN SPRITUALITAS QUR’ANIYAH

Posted in UKM JQH Al-Mizan on April 7, 2008 by joemardipoetra

LEWAT DIVISI TILAWAH
(Solusi Tawar Atas Persoalan Klasik Divisi Tilawah)
Periode 2006-2007

Oleh: Joemardi poetra

Ketidakharmonisan antara pengurus dan Anggota, Ketidaksiapan pengurus menjalani roda organisasi, ketiadaan komunikasi persuasif di tingkatan pengurus maupun anggota,
dan ketidakberjalanan agenda program kerja tahunan.

Mengawali tulisan ini kami mengutip perkataan Hegel bahwa ” Sejarah telah mengajar kepada kita bahwa manusia tidak pernah belajar dari sejarah”. Kenapa saya mengawali dengan perkataan tersebut, mengingat dalam sejarah Al-Mizan terjadi yang namanya penyakit suka mengulang-mengulang. Dan itu dianggap sebuah kewajaran

Kita dapat memutar memori lama dan mencoba mengingatkan kembali secara sadar  bahwa sudah beberapa kalikah kita mempersoalkan persoalan (baca :masalah) yang sama dari tahun-ketahun, tanpa ada satu terobosan yang new-konstruktif untuk membangkit ruh serta jasmani kita untuk tetap bersikap dan bertindak dalam mewujudkan cita-cita suci Al-Mizan.

Itu pun terjadi di Divisi Tilawah, ia sering kali tertidur lelap karena kecapean berbicara hal yang sama dalam setiap pertemuan rutin maupun momentum besar. Energi kita sudah tersita dan bahkan seringkali  “emosional personal” selalu tampak dan menghiasi pentas perdebatan, akan tetapi itu bisa terkubur ketika sikap tersebut diyakini bagian dari sebuah dinamika masyarakat yang sadar akan keberadaannya.

Memang kita menyepakati, bahwa setiap perbincangan yang kita munculkan di meja musyawarah bersama  berangkat dari realitas yang mengisahkan perjalanan sekelompok masyarakat Al-Mizan yang hampir kehilangan ruhnya. Akan tetapi sebagai sebuah organisasi yang punya strategi taktik yang cantik dituntut untuk menunjukkan “taring”nya baik secara professional maupun moral (integrity Intelektuality and Morality) di depan semua mata massa rakyat kampus UIN. Akan tetapi kenapa kita masih lari di tempat?.

Baca selebihnya »

RUANG TAMU DIVISI TILAWAH

Posted in UKM JQH Al-Mizan on Maret 20, 2008 by joemardipoetra
Sepritualitas Qur’aniyah Dalam Mengatasi
Ke Putus-asaan Masyarakat Tilawah
Oleh: Joemardi poetra
Keberadaan dunia luar (baca: modernisasi) saat ini telah meluluhlantakkan dinding budaya “kerja keras” masyarakat kita, sehingga jendela instanasi (perecepatan/efesiensi sosial) pun terbuka lebar dan tentu akan mereduksi etos kerja terhadap siapapun ketika ingin mewujudkan apa yang mereka impikan.

Seringkali perjalanan seseorang dalam mewujudkan impiannya akan menemui kerikil-kerikil tajam yang terkadang tak mampu ia lewati dengan senyuman, melainkan dengan kesedihan, tangisan bahkan keputus-asaan, sehingga effect dari sikap tersebut ia tidak mampu mengidentifikasi secara baik apa dan bagaimana solusinya. Bukankah hal tersebut bisa menghambat mobilitas dirinya sendiri ketika punya ambisi besar di depan mata. Akankah impian besarnya bisa terwujud?, ketika ia tidak lagi mampu untuk berpikir, bersikap dan bertindak.
Itulah yang kita hadapi bersama saat ini, ketika Masyarakat Divisi Tilawah tidak mampu bertahan (survive), di tengah penetrasi budaya yang selalu menawarkan produk “siap saji” yang terkadang itu juga tidak tepat untuk diikuti.
Baca selebihnya »

RUANG TAMU DIVISI TILAWAH

Posted in UKM JQH Al-Mizan on Maret 20, 2008 by joemardipoetra

Spritualitas Qura’niyah Dalam
Membangun Organisasi Divisi Tilawah

Oleh: Joemardi Poetra
Perubahan yang diharapkan tentu tidak hanya lewat satu kepala manusia, akan tetapi gabungan dari sekian kepala manusia sehingga membentuk satu kesatuan utuh yang berbicara tentang satu tujuan bersama, dan jawaban atas itu adalah meniscayakan lahirnya sebuah organisasi sebagai ruang ekperimentasi dari Sepritualitas itu sendiri.

Kondisi internal organisasi Divisi Tilawah saat ini memang terjadi “kemelut rumah tangga”, lantaran sistem komunikasi antara person yang terkadang terputus, sistem managerial yang tak relevan, dan yang paling mengkhawatirkan adalah Divisi mengalami kemiskinan “jiwa organisatoris”. Apalagi kondisi eksternal (Kampus) saat ini juga berada di titik kulminasi transisi sehingga mengakibatkan “disorientasi sementara” bahkan tidak menutup kemungkinan terjadinya “disorientasi Forever” terhadap anggota dan organisasi ke depan, ketika tidak ditanggapi secara kritis-solutif-konstruktif.
Di samping itu, dunia luar pun (baca: modernisasi) saat ini telah meluluhlantakkan dinding budaya “kerja keras” masyarakat kita, sehingga jendela instanasi (perecepatan/efesiensi sosial) pun terbuka lebar dan tentu akan mereduksi etos kerja terhadap siapapun ketika ingin mewujudkan apa yang mereka impikan.
Baca selebihnya »

RUANG TAMU DIVISI TILAWAH

Posted in UKM JQH Al-Mizan on Maret 20, 2008 by joemardipoetra

Menjadikan Napaktilas
Divisi Tilawah Sebagai Spirit To Action

 Oleh: Joemardi Poetra*

Soekrano pernah mengatakan: Jangan pernah melupakan “JAS MERAH”Sedangkan, Hegel pernah berpendapat: Sejarah telah mengajar kepada kita bahwa manusia tidak pernah belajar dari Sejarah*

Tak terasa Delapan tahun sudah kita meneruskan tongkat estapet ke-pengurusan Divisi Tilawah, tentu pahit manisnya pengalaman di dalamnya adalah suatu keniscayaan untuk digoreskan dalam buku Sejarah Al-Mizan secara umum maupun Divisi Tilawah secara khusus.
Usia Delapan tahun bukanlah masanya kita untuk bersikap manja bahkan selalu menggantungi kepercayaan dengan mereka (alumni-red) yang seharusnya tinggal menikmati atau mendengar cerita baru, bahwa Divisi Tilawah selalu berkarya, karena memang idealnya itu yang menjadi ukuran material, bahwa Divisi Tilawah tetap setia di garis eksistensinya.
Baca selebihnya »

BERANDA TILAWAH

Posted in UKM JQH Al-Mizan on Maret 20, 2008 by joemardipoetra
JAUH DARI SELESAI
Oleh: Joemardi poetra*
Kawan-kawan, tiga minggu sudah kita menjalani hari-hari yang penuh dengan aktivitas, dimana integritas, loyalitas serta tanggung jawab kita sebagai pekerja organisasi (maaf-pengurus, biar kelihatan populis) Divisi Tilawah disuguhkan oleh kondisi kedivisian yang sulit untuk di interprestasi, sudak kemana kita membawa divisi berlabuh, baik dalam aspek kuantitas anggota yang aktiv sampai saat ini mengikuti rutinitas latihan rutin (variasi, dasar, Bank Qori’, dan Olah Vokal) serta lompatan kualitatif yang sulit dimaterialkan dari sekian aktivitas kedivisian. Sebagai indikasi apakah ada perubahan menuju yang lebih baik atau tidak?
Sebagai sebuah organisasi yang didalamnya memiliki segelintir orang bijak dan berjalan bersama untuk mencapai satu tujuan, tentu banyak menemui kerikil-kerikil tajam dijalannya, akan tetapi itu tidak untuk dipermasalahkan, melainkan kita jawab bersama dengan melihat kafasitas yang ada di tingkatan pelaksana (pengurus) untuk melakukan beberapa program kerja yang sudah disepakati awal masa kerja pada 15 April 2007, (raker-red).
Baca selebihnya »
  • Media Cetak

  • kompas
  • jawapos
  • mediaindonesia
  • gatra
  • Caping
  • Republika
  • KR
  • Sohib Blog’s

  • dedisyaputra
  • abdirrahman
  • Al-Mizan
  • Himasakti
  • LPM ARENA
  • Juparno Hatta
  • Rosyidi
  • KPJY
  • Yoenea
  • Komentar

    veroonika di Mari Menulis, Esai Sastra
    joemardipoetra di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    susilo w di Malu Aku jadi orang Jambi,…
    joemardipoetra di Mari Menulis, Esai Sastra
    rista anggarani di Mari Menulis, Esai Sastra
    eka putra di Mari Menulis, Esai Sastra
    defri di Mari Menulis, Esai Sastra
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    nursahid di TIPS-TIPS MEMBUAT KARYA TULIS …
    arifudin di Huruf-Huruf yang Hidup
    Agus Setiyawan di ETOS KERJA ADALAH JAMINAN
    ading di Huruf-Huruf yang Hidup
    hendra di DUSUN EMPELU MILIKI RUMAH BACA…
    tutikurnia di Mari Menulis, Esai Sastra
    Ono Gosip di Prita